Less Waste-Lifestyle

Disclaimer: Semua materi dibawah ini berasal dari Kak Nila Patty, Zero Waste Indonesia, dengan sedikit adaptasi dan modifikasi. Ditulis di blog hanya dalam rangka ingin berbagi dan sebagai catatan pribadi hehe

PERMULAAN

“Pada tahun 2050, diprediksi bahwa akan ada lebih banyak sampah plastik dibandingkan ikan di laut.”- Jambeck, 2015

Glek. Kebayang gak kalau hal tersebut benar terjadi? Sebenarnya, apa memang iya sampah yang kita hasilkan sebanyak itu? Iya, menurut studi, ternyata seseorang bisa menghasilkan 0.7kg sampah dalam 1 hari. Sejauh ini, dalam skala nasional, terdapat 64 juta ton sampah setiap tahunnya dan hanya sekitar 9% sampah plastik yang terdaur ulang.

Wow! Kok hanya 9% saja yang terdaur ulang? Gimana dengan sisa sampah lainnya?

Yuk kita bayangkan. Jika semua jenis sampah, mulai dari organik sampai anorganik tercampur rata di TPA, kira-kira bagimana cara mendaur ulangnya? Apakah dipilah satu-satu terlebih dahulu menjadi organik-anorganik, kemudian didaur ulang? Hmm.. kayaknya gak mungkin deh, nanti keburu pegel duluan hahaha.

Sejauh ini, nasib sisa sampah lainnya masih dipertanyakan, tapi sepertinya tidak jauh dari dibakar, dibuang ke laut, atau ditimbun begitu aja. (As you can see, seringkali ada berita penumpukan sampah dilaut dan TPA yang overload). Maka dari itu, sebelum hal diatas terjadi, yuk kita kurangi sampah dimulai dari diri sendiri dengan cara hidup dengan less waste-lifestyle (LWL)✨

➖➖

5 LANGKAH MUDAH MEMULAI LESS WASTE-LIFESTYLE

1. Temukan tujuan
Tujuan hidup LWL disini bukan hanya tujuan umum seperti "ingin mengurangi sampah", tetapi lebih kepada hal apa yang mendasari kita memulai LWL. Seperti, apa alasan sebenarnya kita hidup LWL?Apa yang ingin kita capai selain mengurangi sampah? Intinya, tujuan tersebut bertujuan agar ketika kita sudah mulai lengah, mulai malas, kita bisa kembali fokus dengan cara mengingat tujuan awal dan akhir kita. 

Tujuan aku adalah ingin jadi orang yang agak berguna di dunia ini (ya setidaknya berguna untuk lingkungan karena belum banyak berguna untuk orang lain), jadi lebih bersyukur, dan ingin belajar hemat. Kalau kamu?

Eh tunggu, kok tiba-tiba hemat?”

Hahaha iya. Semenjak bawa botol minum, aku jadi jarang ngeluarin uang untuk beli minum di kampus. Lumayan hemat 3-6 ribu. Oh iya, aku juga berniat hemat dengan cara ganti pembalut sekali pakai dengan menstrual pad yang kain biar gak usah beli pembalut terus tiap bulan.

2. Audit sampah 
Setelah menemukan dan menetapkan tujuan hidup LWL, langkah selanjutnya adalah audit sampah. Pertama, lihat sampah kalian dan pilah sesuai kategorinya (anorganik, organik, tekstil, dll). Setelah itu, kalian tentukan sampah apa yang paling banyak dan cari tahu bagaimana caranya mengurangi sampah tersebut.

Jika paling banyak sampah organik atau sisa makanan, kalian bisa menguranginya dengan cara belanja bahan makanan secukupnya, masak secukupnya, ambil makan secukupnya, dan habiskan makanannya. Oh iya, kalau sampahnya sudah terlanjur numpuk, kalian bisa belajar membuat kompos atau eco-enzyme agar sampahnya bisa bermanfaat.

Jika paling banyak sampah plastik, kalian bisa menguranginya dengan cara membawa tempat bekal untuk jajan, botol minum, totebag untuk belanja, dan yang lainnya. Intinya, mulai dengan cara-cara yang mudah dilakukan terlebih dahulu.

3. Mulai dengan 1 hal.
Iya, mulai semuanya dengan step by step. Mulai dari hal kecil dan mudah terlebih dahulu, jangan terlalu muluk ingin langsung bebas sampah 100%. Kenapa? Karena kalau pemangkasan sampahnya terlalu ekstrim, kita akan cepat jenuh dan hanya akan melakukan LWL dengan waktu yang sebentar, bukan menjadi lifestyle seperti tujuan awal kita. Jadi, ya slow but sure aja daripada jenuh ditengah-tengah.

Fyi, sekarang aku sedang memulai LWL dari hal sederhana, seperti membawa botol minum, pakai tas totebag, tidak pakai sedotan, habiskan setiap makanan sampai bersih, dan masak secukupnya kalau di kos. Mudah banget, kan? Ohiya, aku juga udah jarang beli snack kayak chiki, coklat, mie, minuman boba/kopi, dll. Lumayan banget untuk meminimalisir sampah kemasan dan dapat bonus dan berat badan turun hahaha

4. Implementasikan 7R
6R merupakan perluasan lebih lanjut dari 3R yang seringkali kita dengar. 7R terdiri dari rethink, refuse, reuse, reduce, repurpose, rot, dan recycle. Oh iya, 7R juga mempunyai langkah "pencegahan" sebagai langkah pertamanya. Untuk penjelasan lebih lengkap, akan aku bahas di blog selanjutnya.

5. Ajak teman/keluarga
Jangan lupa ajak teman dan keluarga untuk memulai hidup LWL. Semakin banyak yang bergabung, semakin asik dan mudah pula menjalankannya. Ibaratnya, seperti ada "teman seperjuangan."

Sekian 5 langkah mudah untuk memulai hidup dengan less waste-lifestyle. Mudah, kan?

➖➖

PENUTUP

“It’s only 1 plastic, said 8 billion people.”

Kalau kita gak jadi bagian dari orang-orang tersebut, maka tidak akan ada jutaan hingga miliaran sampah. Sedangkan, kalau kita jadi bagian dari orang-orang tersebut, maka akan semakin banyak sampah yang dihasilkan. 🙂🙂

Terakhir, ada satu quote yang sangat menyentuh.

“Alam telah memberi kita banyak hal. What have we given to them?”

Kalau dipikir dengan seksama, selama ini kita bisa hidup karena bantuan oksigen, matahari, air, tanah, hewan, dan pohon-pohon di bumi. Semuanya selalu berkaitan dengan alam. Lalu, balasan apa yang kita beri untuk alam?

Kalau aku, sejujurnya, memang lebih banyak memberi balasan negatif untuk alam dibanding balasan positif. Aku sering pakai kendaraan pribadi, menghasilkan banyak sampah, pakai barang yang terbuat dari pohon, dsb. Intinya, usaha aku memberi balasan baik untuk alam, dengan cara mengurangi sampah dan polusi, belum seberapa dibanding apa yang telah alam beri untuk aku :"))

Terima kasih alam hehe. Oh iya, jangan lupa kalau menjaga dan menyelamatkan alam merupakan salah satu bentuk syukur kita sama nikmat Allah. (insyaAllah)

➖➖

Sumber:
- Webinar Less-Waste Lifestyle @bumibuddies (25/07/20)
- Narasumber: Kak Nila Patty @zerowaste.id_official
- Kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (2018)
- National geographic (2017)

Terima kasih zerowaste.id dan bumibuddies✨❤️
Aku izin membagikan kesimpulan materinya ya kakak-kakak semuanya! 

Webinar Less Waste-Lifestyle yang diselenggarakan oleh Bumibuddies






 


Contact

Halo! Silahkan kirim pesan jika ada sesuatu yang ingin disampaikan. Dengan senang hati, tentunya, pasti akan saya lihat dan balas.

Email:

queenaneysa2@gmail.com